
Bandar Lampung – Sebanyak 4 Pramuka Penegak dan 2 Pramuka Pandega mengikuti seleksi TCP (Technical Cooperation Programme) yang dilaksanakan Kwarda Lampung pada Sabtu (3/8/2024) pagi di ruang Rapat Kwarda Lampung.
Keenam Pramuka yang berasal dari Bandar Lampung, Tulang Bawang dan Lampung Barat tersebut mengikuti tahapan seleksi untuk mengikuti kegiatan pelatihan Smart Farm yang merupakan implementasi kerjasama antara FAO, KSP, HKTI, dan Kwarnas Gerakan Pramuka.
Sekretaris Kwarda Lampung Kak Mubasit yang juga menjadi salah satu Tim Seleksi menjelaskan bahwa Program yang dibiayai sepenuhnya oleh FAO Indonesia ini rencananya akan diikuti 100 Pramuka Penegak dan Pandega dengan usia 18 hingga 25 Tahun. “Pada program ini, Lampung mendapat quota sebanyak 35 calon peserta yang nantinya akan diwawancarai kembali oleh Tim FAO, KSP, dan Kwarnas”. Jelasnya.
Kak Mubasit mengharapkan agar Pramuka yang memiliki minat dibidang pertanian dapat mengikuti seleksi berikutnya mengingat dari 35 calon peserta yang diperlukan baru 6 orang yang mengikuti seleksi. “Terbuka peluang untuk Pramuka untuk memperdalam ilmu pertanian, jangan lewatkan kesempatan baik ini”. Harapnya.
Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Pusat Informasi Kwarda Lampung