Home / Kakak Harus Tahu / KIAT MENGATASI KESULITAN HIDUP DENGAN SAKTI

KIAT MENGATASI KESULITAN HIDUP DENGAN SAKTI

(Puri Sriwedari, 7 Mei 2020) – Bangsa kita dan dunia saat ini sedang tertimpa bencana Corona yang cukup dahsyat dan harus ditanggulangi. Setiap individu dan keluarga sebagai komponen bangsa tentu akan berbeda tingkat permasalahan dan cara menyelesaikan permasalahannya.

Cara mengatasi kesulitan mereka bervariasi tergantung dengan daya jelajah pengalaman hidup masing-masing dan tata kekuatan penerapan imannya.

Ada penyelesaian masalah yang merugikan orang lain dan menguntungkan dirinya sendiri. Ada yang tidak mengganggu orang lain, dan menguntungkan diri sendiri; ada pula yang menguntungkan orang lain dan merugikan dirinya sendiri, tetapi ada penyelesaian masalah terbaik yakni yang dapat menguntungkan orang lain dan menguntungkan dirinya sendiri.

Untuk penyelesaian masalah yang terakhir ini seseorang Hendaknya memiliki senjata SAKTI dalam penyelesaian masalah.

1. S – Senjata yang pertama adalah syukur. Apapun beratnya masalah bila jiwa ini bisa dirakit dengan rasa syukur, artinya bahwa setiap masalah tersebut dianggap sebagai ujian kenaikan pangkat kehidupan maka ia akan mampu menancapkan rasa syukur tersebut ke dalam rongga kehidupannya, sehingga ia akan menyelesaikan masalah tersebut seperti seseorang yang menghadapai ujian di universitas kehidupan.

2. A – Aktif. Ketika masalah datang tentu sesorang tidak boleh diam saja, dia harus aktif menemukan penyebab masalah dan aktif mengupayakan cara terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut.

3. K – Kerja keras, kreatif. Masalah yang datang pada setiap manusia dalam hidupnya tidak mungkin hanya datang sekali. Masalah setiap akan datang dalam frekuensi dan intensitas yang berbeda. Oleh karena itu harus diselesaikan dengan kerja yang bersungguh-sungguh, dan kreatif.

4. T – Teliti, tertib, Tawakal. Dalam penyelesaian masalah walau sudah dilakukan dengan syukur, aktif, kerja keras dan kreatif tetapi kadangkala masalah itu bisa berlangsung lama dan tidak selesai-selesai. Oleh karena itu setiap penyelesaian masalah harus teliti, dan tertib dengan penuh perhitungan, dan tawakal yakni pantang menyerah.

5. I – Inovatif, Ikhlas. Pengalaman mengadapi masalah tersebut merupakan pelajaran yang manakala kita mampu menyelesaiakan secara inovatif, dengan cara yang lebih baik sesuai dengan bertambahnya pengalaman, inovasi tanpa henti dan sabar tanpa batas, dengan tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan, maka apapun hasilnya kita harus dapat menerima dengan ikhlas.

Dengan senjata SAKTI ini mudah-mudahan dapat diterapkan bagi individu, masyarakat, dan bangsa kita yang sedang ditimpa masalah ataupun musibah. (Joko Mursitho)

—-

Sebuah Inspirasi tanggal kelahiran putri bungsu

About pramuka lampung

Check Also

17 Provinsi 38 Kabupaten Ikuti Webinar Kwarcab Pringsewu

PRINGSEWU – 17 Provinsi 38 Kabupaten mengikuti Webinar Kwarcab Pringsewu yang bertajuk “Pandemi Bukan Halangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 7 =


 

%d blogger menyukai ini: