
Bandar Lampung – Ketua Kwarda Lampung kak Chusnunia yang diwakili Ketua Harian Kwarda kak Zainuri membuka kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Dasar (KMD) pada Kamis (22/6) malam di SMP Fransiskus Bandar Lampung.
Dalam sambutannya, Kak Zainuri mengatakan melalui Pramuka deteksi dini dan antisipasi pencegahan bahaya faham radikalisme dan intoleransi dapat dilakukan sejak dini. Kepada peserta KMD, kak Zai berpesan agar setelah mengikuti KMD dapat ikut membina dan mengajak Gudep di sekitarnya untuk berlatih bersama terutama gudep yang masih minim pembina mahirnya.
Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Kwarda Lampung dengan Yayasan Dwi Bhakti Bandar Lampung ini diikuti 44 peserta yang merupakan guru SMP Fransiskus Lampung Tengah, Pringsewu dan Bandar Lampung di bawah naungan Yayasan Dwi Bhakti.
Sementara itu, Ketua Yayasan Dwi Bakti Bandar Lampung, Suster Maria dalam sambutannya menyebut bahwa Gerakan Pramuka sangat relevan dan dibutuhkan di gugus depan guna membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan extrakurikuler Pramuka yang melengkapi kegiatan kurikuler dan penerapan kurikulum merdeka.
Pelaksanaan KMD yang akan berlangsung hingga 27 Juni 2023 ini bertindak sebagai Pinsus yakni kak Siti Paringsih. Hadir dalam pembukaan Waka Binawasa Kwarda kak Abdullah RM, Kapusdiklatda kak Kardiman Sulisto, dan jajaran Pengurus Yayasan Dwi Bakti. (Pusinfoda Lampung)
Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Pusat Informasi Kwarda Lampung