
Cibubur – Presiden Joko Widodo selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka bertindak sebagai Pembina Upacara dalam Apel Besar Hari Pramuka ke 58 di Bumi Perkemahan Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Rabu (14/8).
Apel Besar yang dihadiri Presiden RI ke 5 Megawati, Kapolri, Panglima TNI dan beberapa Menteri, Gubernur, Ketua Kwarda tersebut, Presiden mendapat penghargaan tertinggi Gerakan Pramuka, Lencana Tunas Kencana yang disematkan Ketua Kwarnas Budi Waseso.
Dalam sambutannya, Presiden mengatakan bahwa dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara masih banyak masalah seperti penggunaan medsos yang tidak bijak, penggunaan narkotika, ujaran kebencian, harus kita tanggulangi bersama-sama.
“Kita masyarakat plural harus kita syukuri dan Pramuka adalah contoh teladan dalam semangat persatuan dan kedamaian sesuai dengan bhineka tunggal Ika. Pramuka adalah contoh dalam mengimplementasikan cinta alam dan kasih sayang sesama manusia seperti garda terdepan dalam membantu bencana alam di daerah terkena bencana” jelasnya.
Presiden berterima kasih kepada Gerakan Pramuka yang telah memberikan penghargaan Tunas Kencana. Dan pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyematkan tanda penghargaan berupa Lencana Teladan kepada Nasifa, Muhammad Iqbal, Ema Hasanah, dan Prakoso Putra Pramono. Kemudian Lencana Melati kepada Bambang Hedroyono, dan Muhammad Napotani. Selanjutnya Lencana Darma Bakti kepada Yasti, serta Pancawarsa Utama kepada Nurhayati.

Ketua Kwarda Lampung Idrus Effendi beserta Sekretaris Kwarda Mubasit turut hadir dalam acara tersebut.

Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Pusat Informasi Kwarda Lampung