
Bandar Lampung – Sebanyak 50 peserta Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD) melaksanakan kegiatan outing class pada Jum’at (26/6/2026).
Kegiatan luar kelas ini dirancang untuk membekali para calon pelatih pramuka dengan wawasan lingkungan, tata ruang kota, serta nilai-nilai spiritual dan sosial-budaya setempat.
Ada tiga lokasi strategis di Kota Bandar Lampung yang menjadi destinasi utama dalam kunjungan kali ini, yaitu Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera (Itera), Masjid Raya Al Bakrie, dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Milenial Pemkot Bandar Lampung.
Wakil Ketua Pelaksana KPD kak Silan KD mengungkapkan bahwa seorang Pelatih Pembina Pramuka tidak hanya dituntut menguasai materi kepramukaan di dalam ruangan, tetapi juga harus peka terhadap perkembangan lingkungan dan fasilitas publik di sekitarnya.
”Melalui outing class ini, kami ingin para peserta mampu mensintesiskan nilai-nilai kepramukaan dengan realitas di lapangan. Mereka belajar tentang konservasi alam di Kebun Raya Itera, penguatan karakter spiritual di Masjid Raya Al Bakrie, serta melihat langsung inovasi tata kota dan aksesibilitas publik di JPO Pemkot,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mencatat, mendokumentasikan, dan berdiskusi kelompok. Hasil dari outing class ini nantinya akan dituangkan dalam bentuk rencana kerja dan simulasi materi pelatihan yang akan mereka terapkan di kwartir masing-masing.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama di area JPO Pemkot Bandar Lampung sebelum peserta kembali ke pusat diklat untuk melanjutkan rangkaian kursus. (Humas KPD 2026)
Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Pusat Informasi Kwarda Lampung