
Bandar Lampung – Kepala Kantor Staf Presid (KSP) Moeldoko me-launching atau kick-off Program TCP (Technical Cooperation Program) Smart Farming, Rabu (2/10/2024) sore di Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia. Program ini akan diikuti oleh 100 peserta dan 25 diantaranya berasal dari Kwarda Lampung.

Turut hadir dalam launching ini, Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kwarnas Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo, FAO Representative Indonesia & Timor-Leste kak Rajendra K. Aryal, perwakilan Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Menteri
Koordinator Bidang Perekonomian RI, Bappenas, WFF Indonesia Chapter, perwakilan Universitas, perwakilan Kwarda seluruh Indonesia, DKN, DKD Lampung dan seluruh calon peserta program TCP Smart Farming.

Dalam sambutannya, kak Moeldoko menjelaskan bahwa berdasarkan analisis lapangan menunjukan regenerasi petani terus menurun setiap tahunnya. Oleh karenanya, dengan adanya kegiatan ini untuk mengubah mindset generasi muda untuk bertani yang lebih modern. “Menciptakan petani yang cooperation, bertani bukan hanya untuk bertanam tetapi bagaimana bertani dari mulai pembibitan sampai dengan pemasaran”. Jelasnya
Sekretaris Kwarda Lampung kak Mubasit usai mengikuti acara launching melalui platform Zoom Meeting menjelaskan bahwa program TCP Smart Farming ini adalah pemberdayaan generasi muda melalui pengembangan kapasitas pada program sistem pertanian inovatif untuk transformasi sistem pertanian pangan, yang akan dilaksanakan di Lampung dan di Cibubur, Jakarta.
Khusus untuk peserta dari Lampung telah direkrut sebanyak 25 orang Pramuka Penegak, Pandega dan Pembina usia muda yakni maksimal 30 Tahun. “Mereka akan mengikuti pelatihan smart farming dari FAO Indonesia selama 3 bulan” ungkapnya. (Pusdatin Kwarda Lampung)
Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Pusat Informasi Kwarda Lampung