Home / Kakak Harus Tahu / 17 Provinsi 38 Kabupaten Ikuti Webinar Kwarcab Pringsewu

17 Provinsi 38 Kabupaten Ikuti Webinar Kwarcab Pringsewu

PRINGSEWU – 17 Provinsi 38 Kabupaten mengikuti Webinar Kwarcab Pringsewu yang bertajuk “Pandemi Bukan Halangan Untuk Beraksi”. Webinar Nasional Gerakan Pramuka ini dilaksanakan melalui Aplikasi Zoom Meeting pada Kamis 24 Juni 2020, dengan server di Rumah Dinas Wakil Bupati Pringsewu yang sekaligus Ketua Kwarcab Pringsewu Dr.H Fauzi, S.E., M.Kom, Akt., C.A., C.M.A.

Webinar Kwarcab Pringsewu menghadirkan Kepala Pusdiklatnas Gerakan Pramuka Dr. Joko Mursitho, M.Si dengan materi berjudul Pendidikan Kepramukaan di tengah pandemi, lalu Kepala Pusdiklatda Lampung Dr. H. M. Afif Ansori, M.Ag dengan materi Quo Vadis Gerakan Pramuka di masa pandemi, serta Ketua Kwarcab Pringsewu Dr. H. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A dengan materi Aksi Peduli Kwarcab Pringsewu di masa pandemi Covid-19. Webinar ini dimoderatori Berta Niken Dianingrum, S.Pd.SD., M.Pd selaku Sekretaris Bidang Humas dan Publikasi Kwarcab Pringsewu.

Ketua kwarcab Pringsewu Dr. Fauzi dalam paparannya mengatakan bahwa aksi peduli Kwarcab Pringsewu yang di lakukan di masa Pandemi Covid-19 ini diantaranya menggalang dana melalui bumbung kemanusiaan Kwarcab Pringsewu. Kemudian melakukan kegiatan berbagi sembako untuk warga pramuka dan masyarakat yang terdampak Covid-19.

Kwarcab Pringsewu juga berpartisipasi dalam memutus rantai penyebaran Virus Corona dengan membagikan ribuan masker kain ke masyarakat sembari memberikan edukasi Covid-19, melakukan penyemprotan desinfektan ke 9 wilayah Kwarran, melakukan dialog interaktif bekerja sama dengan Rapemda Pringsewu FM dan melalui aplikasi virtual, donor darah untuk membantu mengatasi kurangnya stok darah di UTD RSUD, membagikan buah pepaya dan jambu kristal kepada masyarakat untuk membantu kebutuhan vitamin C sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh.

Kak Fauzi mengatakan bahwa Pandemi ini jangan membuat pramuka untuk berhenti bergerak, justru inilah saatnya kita berinovasi, berkreasi, dan beraksi. Transformasi terjadi melalui kreasi pemahaman baru dalam kegiatan Pramuka sehingga memungkinkan kita memikirkan ide-ide yang sebelumnya untuk muncul kembali menjadi sebuah inovasi

“Salah satu point Dasa Darma Pramuka yakni Rela menolong dan tabah, sangat relevan di masa pandemi Covid-19 ini dimana Pramuka harus siap menghadapi tantangan serta rela berbuat kebaikan bagi sesama”. Pungkasnya.

About pramuka lampung

Check Also

30 PRAMUKA IKUTI WORKSHOP PENGUATAN KARAKTER

BANDAR LAMPUNG – 30 Pramuka Panegak Pandega yang merupakan Pengurus Dewan Kerja Daerah (DKD) Lampung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + 1 =


 

%d blogger menyukai ini: